Senin, 09 Februari 2009

Jangan Latah !

Yakni, jangan mudah mengenakan dan meniru- niru kepribadian orang lain, itu akan menjadi petaka yang tidak mudah reda bagimu. Orang- orang yang lupa dengan dirinya sendiri, suaranya, gerak tubuhnya, ucapannya, kemampuannya, dan kondisinya sendiri, kebanyakan akan meniru-niru budaya bangsa lain. Dan itulah yang disebut dengan latah, mengada-ada, berpura-pura, membunuh paksa bentuk dan wujud dirinya sendiri. Sejak zaman nabi Adam as hingga makhluk terakhir ciptaan Allah tak pernah ada dua orang yang sama persis rupanya. Maka, mengapa masih ada orang-orang yang memaksakan diri untuk menyamakan perilaku dan kepribadiannya dengan bangsa lain?  Anda merupakan sesuatu yang lain daripada yang lain,tak ada seorangpun yang menyerupai anda, dalam catatan sejarah kehidupan ini, belum pernah ada seorangpun yang diciptakan sama dengan anda, dan tidak akan pernah ada orang yang akan serupa dengan anda dikemudian hari. Anda sama sekali berbeda, karenanya, jangan memaksakan diri untuk berbuat latah, dan meniru-niru kepribadian orang lain.                     Tetaplah berpijak dan berjalan pada kondisi dan karakter anda sendiri, hiduplah sebagaimana anda diciptakan, tuntunlah diri anda dengan wahyu Ilahi, tetapi juga jangan melupakan kondisi anda dan membunuh kemerdekaan anda sendiri, tak ada gunanya mengubah suara, mengganti intonasinya, dan juga untuk apa pula merubah cara berjalan anda?                                                     Umat manusia - dengan pelbagai macam tabiat dan wataknya - seperti juga alam tumbuhan,ada yang manis ada yang masam, ada yang panjang ada yang pendek, misalnya diri anda adalah pisang, tak perlu mengubah diri menjadi jambu, sebab harga dan keindahan anda akan tampak jika anda menjadi pisang.                                                                                                                               Begitulah, sesungguhnya perbedaan warna kulit, bahasa, kemampuan kita masing-masing merupakan tanda-tanda kebesaran Sang Maha Pencipta, karena itu, jangan sekali-kali mengingkari tanda-tanda kebesaranNYA.                                                 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar